Sabtu, 06 Oktober 2012

Pemilih Pemula Mulai di Kenalkan Pendidikan Politik


Kabar Nusantara- Keberadaan pemilih pemula amat menentukan keberhasilan pemilihan gubernur (pilgub) tahun 2013 maupun pemilihan legislatif dan presiden/wakil preaiden pada tahun 2014. Sayangnya para pemilih pemula belum mendapatkan pendidikan politik yang baik sehingga mereka memilih asal atau tak memilih sama sekali.
"Pemilih pemula yang berusia 17 tahun atau sudah menikah jangan apatis politik. Pemilu merupakan langkah bagi terbentuknya pemerintahan negara dalam suatu sistem politik modernm," kata Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dalam pendidikan politik bagi pemilih Pemula, yang dipusatkan di Aula SMAN I Rancaekek, Kecamatan Rancaekek,Kamis (4/10).


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Bandung.Drs Juhana menyematkan tanda peserta terhadap salah seorang siswi SMA Negeri 1 Rancaekek Jl Walini Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek,Kab Bandung,Kamis(4/10).Hal Tersebut dilakukan usai Kadisdik meresmikan kegiatan peningkatan partisipasi Masyarakat melalui pendidikan Politik bagi pemilih Pemula tingkat kabupaten Bandung dilingkungan sekolah yang ada.(Doc/Dent)   

Penataan hidup bernegara dan berpemerintahan, kata Dadang, perlu diselenggarakannya pemilu yang berkualitas. "Salah satu ukuran penyelenggaraan pemilu yang berkualitas adalah adanya partisipasi dari seluruh element masyarakat, termasuk didalamnya para pelajar selaku pemilih pemula. Bagi para pemilih pemula, ketika akan memilih seorang pimpinan hendaknya melihat dahulu latar belakang, prestasi serta pengalaman berorganisasinya," katanya.

Disamping itu program yang ditawarkan pun harus jelas dan logis, serta berkomitment untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
"Seseorang yang baru menginjak usia 17 tahun, dalam kancah politik dia baru bisa menggunakan haknya untuk memilih bukan dipilih. Kalau dalam organisasi kepemudaan seperti karang taruna atau OSIS sekolah, dia sudah bisa dipilih menjadi seorang pemimpin," katanya.
Sedangkan Kepala Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kab. Bandung, Iman Irianto mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya mengenalkan dunia politik kepada pemilih pemula.
"Kita berikan pemahaman mengenai arti politik bagi pemilih pemula. Materi yang disampaikan akan mengarahkan mereka agar bisa menggunakan hak pilihnya dengan benar. Hal ini dilakukan karena dalam jangka waktu dekat masyarakat Jawa Barat akan melakukan pesta demokrasi.," katanya,
Pada Februari 2013 nanti kita akan dihadapkan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, kemudian April 2014, akan dilakukan pemilihan presiden dan legislatif,
"Kami ingin pada saat pemilihan nanti para pemula ini bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar," kata Iman. yang menambah jumlah pemilih pemula cukup besar sekitar 10 persen dari jumlah pemilih 2,3 juta orang
Melalui kegiatan tersebut, Iman pun berharap para pemilih pemula bisa mengenal tentang politik dan berorganisasi serta memiliki tujuan ke depan yang lebih positif.
"Harapan ke depan, semoga generasi muda ini suatu saat nanti bisa menjadi kader pemimpin dalam kancah perpolitikan, baik sebagai wakil rakyat maupun pimpinan daerah." Ujarnya(Deden Kusdinar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Jurnalis - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger